Jumat, 22 Maret 2019

Cita-cita: Pustakawan Sekolah



Menjelang semester akhir sekolah, biasanya murid-murid yang udah pada kelas XII sibuk dan galau untuk memilih jurusan saat kuliah nanti.
Ada yang sudah punya tujuan mau ke mana, tapi banyak juga yang bingung dengan tujuan hidupnya selepas lulus sekolah.
Yang memutuskan kuliah pun bingung mau memilih jurusan apa. Saya sering bilang ke mereka jika kuliah itu nggak perlu gengsi kuliah di mana atau jurusannya apa, yang penting tergantung niat.
Kalau suka seni, kenapa nggak milih Jurusan Seni. Kalau hobi olahraga, kenapa ragu pilih Jurusan Olahraga.
Dan sayangnya ketika mereka sudah memantapkan hati untuk memilih suatu jurusan, seringkali justru mendapat tentangan dari orangtua.
Padahal seharusnya orangtua harusnya hanya mengarahkan ke mana minat sang anak, bukan memutus impian sang anak yang sesuai minatnya.
Tak jarang mereka akan curhat di perpustakaan. Jadi meski sibuk ngentri buku baru yang harus diolah, biasanya juga sambil sibuk ngeladenin curhatan mereka.
“Bu, sekarang aku udah tau mau ambil kuliah jurusan apa.” cerita seorang murid dengan nada suara yang mantap.
“Wah, apa itu?” saya penasaran ama jurusan yang dipilihnya.
“Aku mau ambil Jurusan Ilmu Perpustakaan kayak Bu Luckty.”
“Wow, serius? Nggak bosen tiap hari ketemunya ama buku-buku?”
“Nggak masalah ketemu ama buku-buku. Kalo jadi pustakawan sekolah kan juga ketemu ama brondong-brondong tiap hari, kayak Bu Luckty gitu. Bisa bikin awet muda”
Ohhh…jadi murid ini pengen jadi pustakawan sekolah adalah agar tiap hari bisa ketemu ama brondong-brondong. Plus biar awet muda juga. Hahahaha... x))

Ditulis oleh
Luckty Giyan Sukarno
Pustakawan SMA Negeri 2 Metro, Lampung

2 komentar:

  1. Bener mbak, jadi pustakawan di sekolah emang bikin awet mudaa. Setuju banget!! Ada aja tingkah anak2 yg bikin geleng-geleng kepala :D

    BalasHapus